Info Menarik Review

Jenis Korupsi dan Tanda-tandanya

jenis-jenis korupsi dan tanda-tandanya

Mendengar kata korupsi pasti membuat geram rakyat Indonesia. Bukan karena tanpa alasan, korupsi yang terjadi di Indonesia sudah mencakup berbagai aspek dan membuat negara rugi triliunan rupiah. Anggaran yang seharusnya sampai pada rakyat justru dimanfaatkan dan dikonsumsi beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab. Karenanya kita perlu tahu ciri-ciri korupsi, agar bisa lebih sadar akan tindakan korupsi yang mungkin saja terjadi di sekitar kita.

Korupsi adalah semua tindakan tidak jujur yang dimanfaatkan oleh pejabat yang memanfaatkan jabatan atau kuasa untuk mendapatkan keuntungan bagi pribadi atau kelompok tertentu. Di Indonesia tindakan korupsi diatur oleh Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Berdasarkan Undang-Undang, tindakan korupsi merupakan tindakan seseorang yang melawan hukum memperkaya diri sendiri, orang lain atau suatu pihak yang merugikan rakyat dan negara, dan berdampak kepada perekonomian negara.

Selama ini isu korupsi selalu jadi isu yang terus berkembang di masyarakat. Tindakan ini kerap dilakukan oleh pejabat yang tidak bertanggung jawab dan menyalahgunakan kekuasaan untuk meraup keuntungan lebih besar. Tanpa memperhatikan dampak besar yang terjadi akibat tindakan korupsi yang dilakukannya. Bentuk korupsi yang dilakukan biasanya berupa uang tunai, barang-barang mewah, hingga fasilitas yang diterima di luar yang seharusnya.

Dibalik keuntungan yang diterima, terdapat dampak buruk yang akan dirasakan oleh Negara, dan rakyat menjadi pihak yang paling dirugikan. Kenapa demikian? Karena uang pajak yang dibayarkan oleh rakyat dengan tujuan untuk pembangunan, justru diselewengkan demi kepentingan oknum pejabat.

Jenis Korupsi dan Ciri-cirinya

Jenis korupsi pada dasarnya dibagi menjadi dua, yaitu:

1. Korupsi Kecil

Korupsi kecil adalah petit corruption merupakan jenis korupsi yang memberikan dampak kerugian yang lebih kecil. Karena kerugian yang dirasakan kecil, maka jenis korupsi seperti ini sering diabaikan, namun efeknya lebih merusak jika dilihat secara keseluruhan.

Tindakan korupsi kecil ini tanpa disadari banyak dilakukan sebagian orang, seperti mendapatkan kesempatan bersekolah di sekolah negeri yang bagus tanpa melalui seleksi. Tindakan yang dipikir hal kecil itu juga ternyata memberi dampak yang sama besarnya dengan tindakan korupsi besar.

2. Korupsi Besar

Sebaliknya dari korupsi kecil, korupsi besar memberikan dampak kerugian yang sangat besar dan tahan lama. Contohnya seperti pejabat yang memotong uang bantuan langsung, menggelapkan dana proyek publik, dan masih banyak tindakan korupsi yang sangat merugikan.

Ciri-ciri Korupsi

Untuk mengetahui orang yang sedang melakukan tindakan korupsi, kamu perlu mengetahui ciri-cirinya sebagai berikut:

  1. Menjalankan tindakan korupsi dengan melibatkan lebih dari satu orang demi melancarkan rencana.
  2. Menunjukan perilaku mencurigakan seperti merahasiakan sesuatu.
  3. Melibatkan elemen perizinan untuk membantu melancarkan rencana dan usaha korupsi.
  4. Menginginkan keputusan-keputusan tegas dan berpengaruh untuk kepentingan pribadinya.
  5. Badan hukum publik dilibatkan untuk melakukan tindakan penipuan.
  6. Menyalahgunakan kekuasaan dan wewenang, dan mengkhianati kepercayaan yang telah diberikan.
  7. Memiliki sikap yang sangat dermawan juga harus dicurigai sebagai karakteristik koruptor, apabila oknum tersebut juga menunjukan ciri-ciri lain yang mengarah pada tindakan korupsi.

Pada akhirnya, tindakan korupsi memberikan dampak yang sangat mempengaruhi kesejahteraan masyarakat dan perekonomian negara. Namun, sampai dengan saat ini masyarakat dan negara masih berperang melawan korupsi yang masih terjadi.

Banyak masyarakat yang meminta agar pelaku korupsi sebaiknya ditindak dengan hukuman yang lebih berat, sehingga dapat mengurangi tindakan korupsi yang akan terjadi kedepannya. Sebagai warga negara, kamu juga bisa berkontribusi dalam mengurangi tindakan korupsi dengan membuat laporan bila menemukan tindakan koruptif. Untuk melihat cara pelaporannya, kamu bisa melihat informasinya pada situs Edukasi Pusat Edukasi Antikorupsi atau ACLC KPK.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *